3 Wanita Indonesia Paling Berpengaruh di Asia

Bagikan ke teman :
...
Bisnis forex adalah salah satu bisnis online yang sangat diminati saat ini ditengah wabah pandemi yang tak kunjung usai. Justru pandemi saat ini bisa menjadi opportunity bagi kita untuk mendapatkan peluang meraih penghasilan tambahan. Segera BUKA AKUN kamu dan isi depositmu dan mulai Trading sekarang !!! Cara Buka Akun | Cara Deposit



Hasil penelitian yang dilakukan Forbes Asia berhasil memilih Karen Agustiawan Presiden Direktur PT Pertamina (Persero)., Siti Hartati Murdaya, Presiden Direktur Central Cipta Murdaya dan Wendy Yap dan Presiden Direktur dan CEO PT Nippon Indosari Corpindo (Sari Roti) sebagai wanita yang berpengaruh di Asia

Selain tiga pengusaha wanita Indonesia ada 15 nama yang masuk dalam daftar 50 pengusaha wanita yang berpengaruh di Asia,

Beberapa nama yang masuk antara lain , Vice Chairman Wah Kwong Maritime Transport Hongkong Sabina Chao, Direktur New Hope China Liu Chang, Presiden Hangzhou Wahaha Group, China. Liu Chang, Kathy Xu, , Managing Partner Capital Today, China. Veronica Chou, , President Iconix China, China. Kuok Hui Kwong, CEO and Managing Director SCMP Group, Hong Kong. Roshni Nadar Malhotra, , Executive Director and CEO HCL Corp, India. Sarena Cheah Executive Director of Strategy and Corporate Development Sunway, Malaysia. Lee Boo-Jin, President and CEO Hotel Shilla, South Korea.Lee Seo-Hun Executive Vice President Cheil Industries, South Korea. Lisa Gokongwei-Cheng, President Summit Media, Philippines. Nishita Shah, Director DP Group, Thailand. Wandee Khunchornyakong,, Chairman and CEO STCG, Thailand. Diane Wang, Founder and CEO Dhgate.com, China. Dan Sonia Cheng, CEO New World Hospitality, Hong Kong.

Menurut Forbes wanita-wanita luar biasa ini sukses dalam bisnisnya, yang membawa kemakmuran dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan ini paling menarik. Wanita-wanita dinamis ini tidak hanya mewakili sektor yang megerak geluti, tapi mereka juga telah mengilhami dan memberdayakan sejumlah wanita berbakat untuk mengikutinya.

Wanita-wanita mengalami karier yang melesat dengan cepat. Hal ini ditopang oleh kekritisan meraka, tidak terpaku pada bisnis secara tradisional, dan menciptakan pasar yang sama sekali baru untuk pertumbuhan bisnisnya.

Seperti diketahui Presiden Direktur PT Pertamina Persero Karen Agustiawan mulai masuk ke sektor minyak dan gas pada tahun 1984 di Mobil Oil dan Halliburton Indonesia. Kemudian tahun 2006 bergabung dengan Pertamina, sebagai asisten direktur hulu. Dan tahun 2009 diangkat menjadi Presiden Direktur Pertamina. Karen menjadi wanita pertama yang menjadi pemimpin di perusahaan minyak milik negara tersebut.

Ibu tiga anak ini juga sempat disebut-sebut namanya saat reshufle kabinet tahun 2011 untuk menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM).

Sedangkan Siti Hartati Murdaya, Presiden Direktur Central Cipta Murdaya bersama suaminya, Murdaya Widyawimarta mendirikan Central Cipta Murdaya.

Perusahaan ini fokus ke bisnis IT, real estate, perkebunan, consumer goods dan enginering. Nilai aset real estatenya mencapai 1 miliar dollar Amerika dalam shopping cenjter, perkantoran, hotel dan Jakarta International Expo Center yang menjadi Jakarta Fair. Dia menyiapkan 8 miliar dollar Amerika untuk proyek properti dan infrastrukturnya dalam lima tahun ke depan.

Sementara Wendy Yap, Presiden Direktur dan CEO PT Nippon Indosari Corpindo (Sari Roti) putri Piet Yap salah satu ekskutif di kelompok bisnis Salim

Dia mendirikan Nippon Sari pada tahun 1995, tapi dia baru terjun langsung ke manajemen perseroan pada tahun 1998, dan membuat perusahaan tersebut menjadi perusahaan roti paling profitable dengan menguasai 90 persen pasar roti di Indonesia.

Sumber

Pembaca kami juga menyukai